Panen sang Nenek

Mungkin kerutnya telah bertambah
samar-samar menatap bulir-bulir kecoklatan
dipilih cekatan warna-warna kusam dan kerikil

tersisa senyum manis di bibir
bersama pipi bergaris-garis tajam
semua yang hitam telah saatnya putih

[get this widget]

0 komentar: